Kusala Sastra Khatulistiwa Ke-14

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Kusala Sastra Khatulistiwa ke 14 akan segera diselenggara. Penyeleksian akan dilakukan oleh para juri disusun oleh seorang ketua juri. Buku-buku fiksi dan puisi diseleksi dari yang diterbit dalam kurun waktu 12 bulan, dari Juli tahun lalu hingga Juni, 2014. Untuk membantu para juri merangkum sebanyak buku-buku fiksi dan puisi yang terbit dalam kurun waktu ini, harap kirim 9 eksemplar tiap judul ke ReadingRoomJkt, Jl Kemang Timur Raya No 57, Jakarta 12730. Ini tentunya bukan sebuah kriteria untuk masuk dalam penyeleksian karena para juri berhak penuh atas semua pemilihannya termasuk keputusan mereka dalam menentukan buku-buku yang terpilih sebagai 10 besar dan 5 besar dan pemenang KSK. Panitia penyelenggara sama sekali tidak terlibat dalam proses penentuan dalam bentuk apa pun.

 

Mei 22, 2014

Published in: on 22 Mei 2014 at 6:20 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Pemenang Anugerah Sastra Khatulistiwa ke 13

photo-1 Pemenang Kategori Fiksi, Leila Chudori

Pemenang Anugerah Sastra Khatulistiwa ke 13

photo Pemenang Kategori Puisi, Afrizal Malna

Published in: on 26 November 2013 at 5:38 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

5 Besar Khatulistiwa Literary Award ke 13

Berikut kami hadirkan secara acak 5 Besar Khatulistiwa Literary Award ke 13:

Kategori Prosa

1. Surat Panjang tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya, novel karya Dewi Kharisma Michellia. (Gramedia Pustaka Utama, Juni 2013)
2. Pulang, novel karya Leila S Chudori. (Kepustakaan Populer Gramedia, Desember 2012)
3. Murjangkung (Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu), kumpulan cerpen karya AS.Laksana. (Gagas Media, Januari 2013)
4. Amba, novel karya Laksmi Pamuntjak. (Gramedia Pustaka Utama, September 2012)
5. Pasung Jiwa, novel karya Okky Madasari. (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2013)

Kategori Puisi

1. Munajat Buaya Darat, karya Mashuri, (Gress Publishing, Desember 2012)
2. Kopi, Kretek, Cinta, karya Agus R Sardjono, (Komodo Books, Juni 2013)
3. Museum Penghancur Dokumen, karya Afrizal Malna, (Garudhawaca, April 2013)
4. Telapak Air, karya Soni Farid Maulana, (Komunitas SLS, Maret 2013)
5. Odong-Odong Fort de Kock, karya Deddy Arsya, (Kabarita, Mei 2013)

Para finalis 5 Besar Khatulistiwa Literary Award diharap untuk bisa hadir pada Malam Anugerah Sastra Khatulitistiwa bertempat di Plasa Senayan, Minggu Kedua November, 2013, jam 7 Pm.

Published in: on 21 Oktober 2013 at 9:08 am  Comments (3)  

10 Besar Khatulistiwa Literary Award 2013

Berikut kami siarkan susunan acak buku-buku sastra, kategori prosa dan puisi, yang terseleksi masuk dalam 10 besar Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2013;

Kategori Prosa

1. Murjangkung (Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu), kumpulan cerpen karya AS.Laksana. (Gagas Media, Januari 2013)

2. Surat Panjang tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya, novel karya Dewi Kharisma Michellia. (Gramedia Pustaka Utama, Juni 2013)

3. Pulang, novel karya Leila S Chudori. (Kepustakaan Populer Gramedia, Desember 2012)

4. Kaki yang Terhormat, kumpulan cerpen karya Gus tf Sakai. (Gramedia Pustaka Utama, Juli 2012)

5. Ayahmu Bulan Engkau Matahari, kumpulan cerpen Lily Yulianti Farid. (Gramedia Pustaka Utama, Juli 2012)

6. Amba, novel karya Laksmi Pamuntjak. (Gramedia Pustaka Utama, September 2012)

7. Kinoli, kumpulan cerpen karya Yetti A. Ka. (Javakarsa Media, Juli 2012)

8. Yang Menunggu dengan Payung, kumpulan cerpen karya Zelfeni Wimra. (Gramedia Pustaka Utama, Maret 2013)

9. Pasung Jiwa, novel karya Okky Madasari. (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2013)

10. Kukila, kumpulan cerpen karya M.Aan Mansyur. (Gramedia Pustaka Utama, September 2012)

Kategori Puisi

1. Desis Kata-kata, karya Heni Hendrayani, (Komunitas SLS, Februari 2013)

2. Penyair Midas, karya Nanang Suryadi (Indie Book Corner, April 2013)

3. Museum Penghancur Dokumen, karya Afrizal Malna, (Garudhawaca, April 2013)

4. 9 Kubah, karya Evi Idawati, (Isac Book, Juni 2013)

5. Telapak Air, karya Soni Farid Maulana, (Komunitas SLS, Maret 2013)

6. Ciuman yang Menyelamatkan dari Kesedihan, karya Agus Noor, (Motion Publishing, November 2012)

7. Odong-Odong Fort de Kock, karya Deddy Arsya, (Kabarita, Mei 2013)

8. Munajat Buaya Darat, karya Mashuri, (Gress Publishing, Desember 2012)

9. Kepulangan Kelima, karya Irwan Bajang, (Indie Book Corner: April 2013)

10. Kopi, Kretek, Cinta, karya Agus R Sardjono, (Komodo Books, Juni 2013)

Dari daftar 10 Besar ini, dewan juri akan kembali bekerja, untuk memilih 5 Besar KLA 2013.

Jakarta, Oktober 2013
Panitia KLA 2013

Published in: on 3 Oktober 2013 at 12:56 pm  Comments (1)  

Khatulistiwa Literary Award ke 13

Tahun ini Khatulistiwa Literary Award kembali diselenggarakan. Hadir dengan dua kategori, yaitu Fiksi dan Puisi, KLA 2013 akan menganugerahkan penghargaan untuk karya-karya terbaik yang terbit antara periode Juli 2012-Juni 2013. Masing-masing pemenang akan mendapatkan hadiah sebesar Rp50.000.000.

Di bawah ini adalah syarat-syarat karya yang berhak masuk ke proses penjurian:

1. Ditulis oleh penulis Indonesia dalam bahasa Indonesia.
2. Berupa kumpulan cerpen atau novel (tunggal) dan kumpulan sajak (tunggal). Antologi bersama tidak diperkenankan.
3. Diterbitkan di Indonesia dalam kurun waktu Juli 2012 s/d Juni 2013Gambar Pemenang KLA ke 12, Maryam olehOkky Madasari
4. Merupakan karya sastra asli yang diterbitkan pertama kali dalam bentuk buku. Edisi cetak ulang tidak diperkenankan.

Bagi para penerbit yang berminat ikut serta, (bukan kriteria partisipasi) silakan mengirimkan buku-bukunya (masing-masing judul 8 eksemplar) untuk dinilai oleh tim juri ke alamat: ReadingRoomJkt, Jl Kemang Timur Raya no 57, Jakarta

Malam Anugerah Sastra Khatulistiwa Literary Award ke 13 akan diselenggara di atrium Plasa Senayan, minggu kedua November

Published in: on 11 September 2013 at 8:37 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

Beberapa foto Malam Anugerah Sastra Khatulistiwa ke 12 via Bamby Chayadi

12071_4646180067850_1574120422_n21902_4646178507811_1189292048_n65121_4646183707941_786981563_n66066_4646181107876_2025698543_n73219_4646176227754_1244883804_n148412_4646183507936_1137668062_n198210_4646179907846_221003146_n315885_4646179507836_1536955278_n486335_4646177387783_1581837894_n556952_4646177027774_1558091647_n598366_4646181907896_626931189_n

Published in: on 4 Desember 2012 at 9:54 am  Comments (1)  

Pemenang Khatulistiwa Literary Award ke 12, 2012

Kategori Prosa: Okky Madasari, Maryam
Kategori Puisi: Zeffrey Alkatiri: Postkolonial dan Wisata Sejarah

Published in: on 29 November 2012 at 9:31 pm  Comments (1)  
Tags:

5 Besar Khatulistiwa Literary Award ke 12

Berikut adalah 5 Besar Khatulistiwa Literary Award menurut abjad nama pertama

Fiksi
Cerita Cinta Enrico, Ayu Utami
65, Gitanyali
Seekor Anjing Mati di Bala Murghab, Linda Christanty
Maryam, Okky Madasari
Gadis Kretek, Ratih Kumala

Puisi
Secangkir Harapan, Aspar Paturusi
Langit Pilihan, Eka Budianta
Benih Kayu Dewa Dapur, Hana Fransisca
Mahna Hauri, Hasan Aspahani
Postkolonial dan Wisata Sejarah, Zeffry Alkatiri

Malam Anugerah Sastra Khatulistiwa ke 12 akan diselenggara pada tanggal 29 November, 2012 jam 7 pm di Atrium Plaza Senayan.

Published in: on 26 November 2012 at 9:26 am  Comments (2)  

Khatulistiwa Literary Award ke 12

10 Besar Khatulistiwa Literary Award 2012
(dalam urutan menurut nama pertama)

Fiksi

1. Ayu Utami, Cerita Cinta Enrico. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia (Februari 2012)
2. Gitanyali, 65. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia (Mei 2012)
3. Iwan Setyawan, Ibuk,. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama (Juni 2012)
4. Krishna Pabichara, Gadis Pakarena. Jakarta: Dolphin (2012)
5. Linda Christanty, Seekor Anjing Mati di Bala Murghab. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama (Juni 2012)
6. Ni Komang Ariani, Bukan Permaisuri: Kumpulan Cerpen (Juni 2012)
7. Okky Madasari, Maryam. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama (Februari 2012)
8. Putu Fajar Arcana, Gandamayu. Jakarta: Kompas (Januari 2012)
9. Ratih Kumala, Gadis Kretek. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama (Februari 2012)
10. Tere Liye, Negeri Para Bedebah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama (Juli 2012)

PUISI

1. Aspar Paturusi, Secangkir Harapan. Jakarta: Kosa Kata Kita
2. Badruddin Emce, Diksi Para Pendendam. Yogyakarta: Akar Indonesia
3. Eka Budianta, Langit Pilihan. Jakarta: Kosa Kata Kita
4. Epri Tsaqib, Mata Ruang. Jakarta: Geraibuku.com (2011)
5. Hana Fransisca, Benih Kayu Dewa Dapur. Depok: Komodo Books
6. Hasan Aspahani, Mahna Hauri (A Fairy’s Veil). Depok: Koekoesan
7. Lan Fang, Ghirah Gatha. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama (2011)
8. Rama Prabu, Namaskara. Bandung: Dewantara Institute
9. Sapardi Djoko Damono, Namaku Sitta. Jakarta: Editum
10. Zeffry Alkatiri, Post Kolonial & Wisata Sejarah Dalam Sajak. Jakarta: Padasan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.