Selamat Kepada Pemenang Anugerah Sastra Khatulistiwa ke-9 dan Hadiah Sastra Metopoli D’Asia Khatulistiwa 2009

Penyelenggara dan panitia Anugerah Sastra Khatulistiwa dan Metropoli D’Asia mengucapkan selamat kepada pemenang-pemenang Anugerah Sastra Khatulistiwa ke-9, 2009

Puisi: Dongeng Anjing Api oleh Sindu Putra (Berhadiah Rp 100 juta)

Prosa: Lembata oleh F. Rahardi (Berhadiah Rp 100 juta)

Penulis Muda Berbakat: Fortunata oleh Ria N. Badaria (Berhadiah Rp 25 jt)

Dan Hadiah Khusus Metropoli D’Asia Khatulistiwa

Bulan Lebam oleh Sihar Ramses Simatupang (Berhadiah Euro 3000)

Asal Usul Anugerah Sastra Khatulistiwa

Anugerah Sastra Khatulistiwa dicetus oleh Richard Oh pada suatu malam sembilan tahun silam di sebuah restoran di sekitar jalan veteran. Hadir pada malam itu, saudara Takeshi Ichiki (pada waktu itu President Director Plaza Senayan), penulis Danarto dan penyair Sutardji Calzioum Bachri dan beberapa sastrawan lain. Tercetusnya Anugerah Sastra Khatulistiwa pada waktu itu terdorong oleh sebuah inisiatif untuk memberikan sebuah hadiah berpundi lumayan berarti supaya penulis-penulis yang memenangkan hadiah sastra Khatulistiwa bisa melanjutkan cita-citanya berkarya.

Dengan visi yang tidak muluk-muluk ini maka terciptalah sebuah anugerah sastra. Dan ketika dibentuk sebuah panitia untuk mewujudkan program anugerah sastra, maka Richard Oh menawarkan sebuah sistem penjurian yang menurutnya merupakan sebuah apresiasi secara langsung dari para sastrawan, akademisi, wartawan kebudayaan di dalam satu komunitas bersama dengan para sastrawan. Sistem penilaian Khatulistiwa oleh karena ini itu dibentuk sedemikian rupa sehingga ia mencerminkan tujuan ini. Sebuah hadiah sastra yang diselenggara oleh panitia Anugerah Sastra Khatulistiwa, namun pemenang-pemenangnya ditentukan oleh para anggota yang secara langsung ataupun tidak langsung terlibat dalam komunitas sastra dan kebudayaan.

Setiap tahun Anugerah Sastra Khatulistiwa menyeleksi dari karya-karya sastra yang terbit dalam kurun waktu 12 bulan. Semua karya yang terpilih diseleksi langsung oleh para juri. Tidak ada kriteria khusus bahwa karya-karya sastra harus dikirim ke pihak panitia agar dikualifikasi menjadi peserta. Walau demikian, pihak penerbit disarankan mengirim karya-karya sastra terbitannya kepada panitia karena ini sangat membantu penyaringan panitia akan karya-karya yang terbit dalam kurun waktu 12 bulan itu. Seorang koordinator juri dipilih oleh pihak penyelenggara untuk menyusun sebuah tim juri dari berbagai latar seperti yang tertera di atas. Tiga babak pemilihan yang berkembang dalam proses penentuan pemenang-pemenang Anugerah Sastra Khatulistiwa, yang biasanya diselenggarakan sekitar Nopember setiap tahun. Babak pertama adalah pengumuman 10 Besar Karya Pilihan. Babak berikutnya 5 Besar Karya Pilihan. Dan pada malam Anugerah Sastra Khatulistiwa pemenang-pemenang akan diumumkan dalam sebuah upacara penyerahan hadiah di Plaza Senayan.

Tiga Kategori Hadiah Sastra Khatulistiwa akan diberikan setiap tahun:

1) Kategori Puisi
2) Kategori Prosa
3) Kategori Penulis Muda Berbakat (Khusus penulis karya pertama dengan umur maksimum 30 tahun)

Semua karya yang berkualifikasi untuk dinilai adalah karya-karya yang tidak pernah diterbitkan dalam satu keutuhan buku sebelumnya. Karya-karya yang pernah diterbitkan sepenuhnya (dengan muatan yang sama) dalam satu buku, walau dengan judul berbeda akan secara otomatis didiskualifikasi.

Hadiah Khusus: Metropoli D’Asia Khatulistiwa

Pada penyelenggaraan Anugerah Sastra Khatulistiwa ke 9, kami akan memperkenalkan sebuah hadiah khusus Metropoli D’Asia Khatulistiwa. Hadiah khusus ini terselenggara atas kerjasama Khatulistiwa Literary Award dengan Metropoli D’Asia, anak perusahaan dari salah satu penerbit terbesar di Italia.

Penyelenggara Anugerah Sastra Khatulistiwa sangat berbahagia dengan adanya hadiah khusus ini. Adalah cita-cita Anugerah Sastra Khatulistiwa selama ini memperoleh seorang partner dalam penerjemahan karya-karya sastra terpilih setiap tahun. Dengan hadirnya Metropoli D’Asia dalam Anugerah Sastra Khatulistiwa maka cita-cita ini semakin mendekati keterwujudannya.

Hadiah Metropoli D’Asia Khatulistiwa adalah sebuah hadiah khusus di luar tiga kategori Anugerah Sastra Khatulistiwa. Pundi hadiah sebesar 3000 Euro akan diberikan kepada satu karya prosa (Novel) yang dipilih oleh sebuah panel juri tersendiri dari pihak Metropoli D’Asia yang menyeleksi dari karya-karya 10 Besar yang telah dipilih oleh para juri Anugerah Sastra Khatulistiwa. Karya pemenang Metropoli D’Asia Khatulistiwa akan diterjemahkan ke dalam bahasa Italia, dan didistribusikan ke mancanegara oleh pihak Metropoli D’Asia. Dan hak cipta karya pemenang Metropoli D’Asia Khatulistiwa akan dibantu ditawarkan kepada berbagai penerbit internasional. (Kondisi kerjasama dan detil-detil perjanjian sepenuh di luar tanggung jawab penyelenggara Anugerah Sastra Khatulistiwa, dan merupakan interaksi antara penulis dan pihak Metropoli D’Asia).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 68 pengikut lainnya.